<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Ke(te)la(n)jangan</title>
	<atom:link href="http://tongkronganbudaya.wordpress.com/2008/02/22/ketelanjangan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://tongkronganbudaya.wordpress.com/2008/02/22/ketelanjangan/</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Fri, 04 Dec 2009 11:37:01 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: geistijany</title>
		<link>http://tongkronganbudaya.wordpress.com/2008/02/22/ketelanjangan/#comment-144</link>
		<dc:creator>geistijany</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Aug 2008 16:07:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://tongkronganbudaya.wordpress.com/?p=10#comment-144</guid>
		<description>meski tlambat...gpp lah klo sekadar komentar...telisikan fenomenologis atas bahasa, dalam kaitannya dengan eksistensi manusia, ada dalam esai Adonis (budayawan/penyair/pemikir Arab--Ali Ahmad Sa&#039;id) Bro...keren dan menyentak! sueR! judul&#039;nya &quot;an-Nash al-Qur&#039;any wa Afaq al-Kitabah&quot; (Teks Qurany dan Cakrawala PEnulisan)...di sana bahasa lebih dimenegerti sebagai lanskap kisruh/medan perang imajiner/rumah yang angker yang --jika tak disadari-- melenyapkan manusia dan kemanusiaannya...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>meski tlambat&#8230;gpp lah klo sekadar komentar&#8230;telisikan fenomenologis atas bahasa, dalam kaitannya dengan eksistensi manusia, ada dalam esai Adonis (budayawan/penyair/pemikir Arab&#8211;Ali Ahmad Sa&#8217;id) Bro&#8230;keren dan menyentak! sueR! judul&#8217;nya &#8220;an-Nash al-Qur&#8217;any wa Afaq al-Kitabah&#8221; (Teks Qurany dan Cakrawala PEnulisan)&#8230;di sana bahasa lebih dimenegerti sebagai lanskap kisruh/medan perang imajiner/rumah yang angker yang &#8211;jika tak disadari&#8211; melenyapkan manusia dan kemanusiaannya&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: n mursidi</title>
		<link>http://tongkronganbudaya.wordpress.com/2008/02/22/ketelanjangan/#comment-125</link>
		<dc:creator>n mursidi</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Jun 2008 17:11:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://tongkronganbudaya.wordpress.com/?p=10#comment-125</guid>
		<description>nongkrong lagi. selamat berkarya,...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>nongkrong lagi. selamat berkarya,&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: langitjiwa</title>
		<link>http://tongkronganbudaya.wordpress.com/2008/02/22/ketelanjangan/#comment-34</link>
		<dc:creator>langitjiwa</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Mar 2008 08:17:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://tongkronganbudaya.wordpress.com/?p=10#comment-34</guid>
		<description>telanjang? mari kita bertelanjang ria lewat kata-kata.....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>telanjang? mari kita bertelanjang ria lewat kata-kata&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Kormen</title>
		<link>http://tongkronganbudaya.wordpress.com/2008/02/22/ketelanjangan/#comment-10</link>
		<dc:creator>Kormen</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Mar 2008 00:50:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://tongkronganbudaya.wordpress.com/?p=10#comment-10</guid>
		<description>Budaya menunjukkan bangsa. Bangsa memengaruhi budaya. tidak heran jika budaya &quot;telanjang&quot; yang dimaksud benar-benar menelanjangi budaya indonesia. Aih, mempertahankan indonesia lewat budaya. berat men...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Budaya menunjukkan bangsa. Bangsa memengaruhi budaya. tidak heran jika budaya &#8220;telanjang&#8221; yang dimaksud benar-benar menelanjangi budaya indonesia. Aih, mempertahankan indonesia lewat budaya. berat men&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: hymen</title>
		<link>http://tongkronganbudaya.wordpress.com/2008/02/22/ketelanjangan/#comment-9</link>
		<dc:creator>hymen</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Feb 2008 14:08:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://tongkronganbudaya.wordpress.com/?p=10#comment-9</guid>
		<description>siapa yang gak bakalan konak?
jika gak konak ngeliat hal yang kayak ginian, perlu dipertanyakan.
atau sengaja menghindar?
jangan2........</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>siapa yang gak bakalan konak?<br />
jika gak konak ngeliat hal yang kayak ginian, perlu dipertanyakan.<br />
atau sengaja menghindar?<br />
jangan2&#8230;&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Admin</title>
		<link>http://tongkronganbudaya.wordpress.com/2008/02/22/ketelanjangan/#comment-4</link>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Feb 2008 22:13:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://tongkronganbudaya.wordpress.com/?p=10#comment-4</guid>
		<description>Maaf, jika gambar ini dianggap saru. Bukan begitu maksud kami.

Melihat sisi kebudayaan Indonesia, sebenarnya apalagi yang harus dikaji dan ditelanjangi. Bisa dikatakan, budaya indonesia tidak lagi berbenang. tiada helai baju pun. kalaupun ada, ia bukan batik, sarung kumal, dan peci hitam kusam, apalagi blangkon. anda mengerti sendiri. semoga.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Maaf, jika gambar ini dianggap saru. Bukan begitu maksud kami.</p>
<p>Melihat sisi kebudayaan Indonesia, sebenarnya apalagi yang harus dikaji dan ditelanjangi. Bisa dikatakan, budaya indonesia tidak lagi berbenang. tiada helai baju pun. kalaupun ada, ia bukan batik, sarung kumal, dan peci hitam kusam, apalagi blangkon. anda mengerti sendiri. semoga.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: sersan</title>
		<link>http://tongkronganbudaya.wordpress.com/2008/02/22/ketelanjangan/#comment-2</link>
		<dc:creator>sersan</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Feb 2008 21:17:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://tongkronganbudaya.wordpress.com/?p=10#comment-2</guid>
		<description>&quot;telanjang&quot; sebenarnya adalah hal yang menggugah ingin. telanjang diri ataupun lawan lain. sebab itulah (disengaja) dijadikan tabu. tapi semuanya seperti menanti ambang, tabu bakal telanjang juga. benarkah gambar di atas akan terjadi di Indonesia? ah, blog ini bakalan di ganjar kartu kuning oleh pengadilan karena melanggar uu anti pornografi. he he he...

jika potret itu tanya bagi kita, biarkan citra gambar itu ada dalam segelas teh yang kita minum..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;telanjang&#8221; sebenarnya adalah hal yang menggugah ingin. telanjang diri ataupun lawan lain. sebab itulah (disengaja) dijadikan tabu. tapi semuanya seperti menanti ambang, tabu bakal telanjang juga. benarkah gambar di atas akan terjadi di Indonesia? ah, blog ini bakalan di ganjar kartu kuning oleh pengadilan karena melanggar uu anti pornografi. he he he&#8230;</p>
<p>jika potret itu tanya bagi kita, biarkan citra gambar itu ada dalam segelas teh yang kita minum..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
