Ruang Tunggu

7 Januari , 2011 at 9:30 am (Puisi)

Oleh: Muhammad Zaini

 

Di ruang tunggu waktu adalah komponen sepi

Aku setia menyimak arus darah

Menghanyutkan doa-doa yang pergi

Ke pori-pori yang gelisah siang ini

 

Matahari menggelinding ke derajat didihku

Siang-siang membengkak

Tak sanggup lagi menampung tubuhku

Yang setiap kali merindumu

Partikel waktu mengucur

Menenggelamkan ruang tunggu

 

Sardjito, yogyakarta, 17-12-2010, 13:12

2 Komentar

  1. Watch Archer Episode 3 berkata,

    Ane gak terlalu tahu tentang Puisi, tapi kayaknya mendalam banget nich maknanya,,,! Keren dari ane

  2. lulu berkata,

    saya sangad suka membaca,,,, dan sangad suka cerita di atas……….

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.