Biografi; Chairil Anwar

7 November , 2008 at 6:13 pm (Biografi, Chairil Anwar, Sastra, Tokoh) (, , )

Chairil Anwar dilahirkan di Medan, 26 Julai 1922. Dia dibesarkan dalam keluarga yang cukup berantakan. Kedua ibu bapanya bercerai, dan ayahnya berkahwin lagi. Selepas perceraian itu, saat habis SMA, Chairil mengikut ibunya ke Jakarta.

Semasa kecil di Medan, Chairil sangat rapat dengan neneknya. Keakraban ini begitu memberi kesan kepada hidup Chairil. Dalam hidupnya yang amat jarang berduka, salah satu kepedihan terhebat adalah saat neneknya meninggal dunia. Chairil melukiskan kedukaan itu dalam sajak yang luar biasa pedih:

Bukan kematian benar yang menusuk kalbu/ Keridlaanmu menerima segala tiba/ Tak kutahu setinggi itu atas debu/ Dan duka maha tuan bertahta

Sesudah nenek, ibu adalah wanita kedua yang paling Chairil puja. Dia bahkan terbiasa membilang nama ayahnya, Tulus, di depan sang Ibu, sebagai tanda menyebelahi nasib si ibu. Dan di depan ibunya, Chairil acapkali kehilangan sisinya yang liar. Beberapa puisi Chairil juga menunjukkan kecintaannya pada ibunya.
Sejak kecil, semangat Chairil terkenal kedegilannya. Seorang teman dekatnya Sjamsul Ridwan, pernah membuat suatu tulisan tentang kehidupan Chairil Anwar ketika semasa kecil. Menurut dia, salah satu sifat Chairil pada masa kanak-kanaknya ialah pantang dikalahkan, baik pantang kalah dalam suatu persaingan, maupun dalam mendapatkan keinginan hatinya. Keinginan dan hasrat untuk mendapatkan itulah yang menyebabkan jiwanya selalu meluap-luap, menyala-nyala, boleh dikatakan tidak pernah diam. Rekannya, Jassin pun punya kenangan tentang ini:

Kami pernah bermain bulu tangkis bersama, dan dia kalah. Tapi dia tak mengakui kekalahannya, dan mengajak bertanding terus. Akhirnya saya kalah. Semua itu kerana kami bertanding di depan para gadis.

Wanita adalah dunia Chairil sesudah buku. Tercatat nama Ida, Sri Ayati, Gadis Rasyid, Mirat, dan Roosmeini sebagai gadis yang dikejar-kejar Chairil. Dan semua nama gadis itu bahkan masuk ke dalam puisi-puisi Chairil. Namun, kepada gadis Karawang, Hapsah, Chairil telah menikahinya.

Pernikahan itu tak berumur panjang. Disebabkan kesulitan ekonomi, dan gaya hidup Chairil yang tak berubah, Hapsah meminta cerai. Saat anaknya berumur 7 bulan, Chairil pun menjadi duda.
Tak lama setelah itu, pukul 15.15 WIB, 28 April 1949, Chairil meninggal dunia. Ada beberapa versi tentang sakitnya. Tapi yang pasti, TBC kronis dan sipilis.

Umur Chairil memang pendek, 27 tahun. Tapi kependekan itu meninggalkan banyak hal bagi perkembangan kesusasteraan Indonesia. Malah dia menjadi contoh terbaik, untuk sikap yang tidak bersungguh-sungguh di dalam menggeluti kesenian. Sikap inilah yang membuat anaknya, Evawani Chairil Anwar, seorang notaris di Bekasi, harus meminta maaf, saat mengenang kematian ayahnya, di tahun 1999, Saya minta maaf, karena kini saya hidup di suatu dunia yang bertentangan dengan dunia Chairil Anwar.

Tulisan ini dilansir dari indonesiaindonesia.com

Biografi Chairil Anwar juga bisa dilihat di:

wikipedia.com
mesiass.com
penyair.wordpress.com

Beberapa tulisan Tongkrongan Budaya tentang Chairil Anwar:
> Memaknai Kemiskinan Ala Chairil Anwar
> Chairil (Tidak) di Indonesia

14 Komentar

  1. iiand said,

    ya dia adalah pahlawan yang sangadh jarang orang tuuu????

    tapi aq salut ma dia karna dia penyair puisi yang sangadh baik/////???

  2. ilaaang said,

    aku pilih kamu aja de jd tugas bahasa indonesia aku kkee!!!!

  3. R_liAna said,

    hidup,,,,,, cpa iAnk sHanka bKaln pEndk?????

    v da sat”y Qt sdar……………

    hDup diDunia hNYa sEmEntAra…………

    jDi,,,,, jGn lah siA”kN wkTu…………

    bRkryalah Untuk Bngsa…………………

    “Q sNgt tRharU dGn perjLanan hDup cHairil “

  4. NADIA said,

    YA AAAAAAAAAAAAAMPUN PEEEEEEERJUANGAN MUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUU SUUUUUUUUNGUH LLLLLLLLLLLLLLLLLLLUUUUUUUAARRRR BIIIIIIAAAAAAAAASSSSSSSSSSSSA

  5. ri2es said,

    LUAAAAAAAR BIASA

  6. diE_qha said,

    good food good life ( nestle )

  7. ofy sofiyatin said,

    iiiiiiiiiiiiiiihhhhhhhhhh
    saya kagum ma smua puisi andaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa…………….

  8. RACHIC said,

    BIIN PUISI’A LBH BANYAK GI DUND
    PPEERRFFEECCTT
    TOP BGT

  9. Rio said,

    salut deh pokoknya!!

  10. jovita said,

    keren abizzz deh ingin q sprt dia

  11. uko said,

    minta latar belakang keluarganya donkkkkkkkkkkkkKK

  12. epa said,

    aku juga seperti chairil anwar. bedanya aku msh SMU saat ini. dan setiap seorang yg menarik tentunya ku buat kan sebuah puisi atau bahkan cerpen….
    karena semua itu adalah sejarah kehidupan . . .

  13. Musliadhy nag bunde dua said,

    Aku mendoakan agr engkau disana ditempatkan yg lyk amin amin

    karna berkat jasa jasamu aku dpt menyelesaikan tugas2 bahasa indonesiaku,,,,

  14. A.S said,

    awesome and amazing

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: